Ruang kerja yang nyaman secara langsung akan mempengaruhi kualitas kerja karyawan. Oleh karena itu dalam desain kantor, kenyamanan dan kemudahan menjadi prioritas utama untuk menciptakan ruang kerja terbaik bagi setiap karyawan.

Desain ruang kerja yang nyaman akan membantu pekerja kantoran mengurangi stres saat bekerja. Sebab, disinilah karyawan bekerja, berkreasi, dan membawa manfaat langsung bagi perusahaan. Untuk mendesain kantor dengan ruang kerja yang nyaman, Anda dapat menerapkan Tips Membuat Ruangan Kantor Yang Nyaman berikut:

1. Desain ruang kerja yang lapang

Pixabay.com

Bergantung pada karakteristik masing-masing bisnis atau lebih spesifiknya jumlah karyawan, Anda bisa memilih untuk mendesain ruang kerja dengan area tertentu. Atau pilih desain ruang kerja sesuai dengan luas yang tersedia. Pada titik ini, penting untuk menata interior, layout, dan menata segala sesuatu di kantor secara wajar, indah, secara ilmiah untuk menciptakan kenyamanan dan kemudahan bagi karyawan saat bekerja.

2. Pilih furnitur yang sesuai

Desain kantor, catatan pertama adalah memilih furnitur kantor yang tepat dengan ruang. Bergantung pada gaya kantor, pilih furnitur yang tepat.

Meja tunggal, ganda atau modular, semua harus memiliki pilihan yang masuk akal. Meja kerja harus satu warna, kayu atau bahan lain sesuka Anda tapi tidak boleh berwarna-warni, yang bisa mengganggu konsentrasi saat bekerja.

Kursi perlu memastikan faktor kenyamanan, kelancaran, sandaran punggung agar penghuninya tidak cepat lelah saat bekerja dalam waktu lama. Kursi putar furniture yang terbuat dari bahan kulit, felt atau mesh dari merk furniture ternama selalu menjadi pilihan utama jika ingin mendesain ruang kerja yang nyaman.

3. Pencahayaan harus tepat

Pencahayaan yang tepat sangat penting saat bekerja dengan cahaya, yang secara langsung memengaruhi koordinasi mata saat bekerja. Pencahayaan umum ruang kantor perlu memastikan kecerahan yang cukup agar karyawan dapat bekerja secara efektif dan lancar.

Tergantung pada jenis pekerjaannya, Anda dapat menggunakan lebih banyak lampu meja dengan fungsi memutar atau mengatur ketinggian dan tingkat kecerahan. Ini adalah pilihan yang bagus untuk memfokuskan cahaya tepat di tempat yang Anda inginkan.

4. Lemari dokumen dan rak kertas

Desain kantor dengan ruang kerja yang nyaman tidak bisa lepas dari elemen interior selain meja dan kursi seperti: lemari, rak dokumen, arsip. Biasanya dalam pekerjaan kantor ada dokumen penting yang perlu dicetak dan disimpan di kertas tertentu. Oleh karena itu, kebutuhan untuk menyiapkan sistem pencatatan akan membantu Anda mengidentifikasi semuanya dengan cepat.

Anda dapat memilih lemari dokumen ukuran besar untuk satu orang atau banyak orang untuk menyimpan dokumen yang diperlukan dengan aman dan ilmiah. Hal ini juga untuk menghindari pengerjaan administrasi yang terlalu banyak di meja karena tidak ada ruang untuk membuat anda merasa lebih nyaman saat bekerja.

Anda juga bisa memilih lemari dinding yang membentuk ruang penyimpanan besar di dinding, menghemat ruang kantor sekaligus tetap memiliki ruang yang besar untuk menyimpan dokumen. Ini adalah desain yang dipilih oleh banyak kantor berkat kemudahan, kecerdasan, dan khususnya tidak menempati ruang lantai.

5. Gunakan rak individu dengan banyak kompartemen

Pekerjaan sehari-hari seringkali memiliki banyak kertas penting yang perlu disimpan dan digunakan secara rutin. Saat ini, lemari dokumen mungkin tidak nyaman bagi pengguna. Oleh karena itu, laci, rak dengan banyak kompartemen di bawah meja atau di samping meja akan sangat berpengaruh pada Anda.

Jangan tinggalkan kertas, barang pribadi berantakan dan memakan banyak ruang di atas meja. Hal ini diperlukan untuk menatanya dengan rapi untuk memastikan kerapihan bagian meja dan menginspirasi Anda setiap kali memulai pekerjaan.

Laci, rak dengan banyak kompartemen akan menjadi tempat yang tepat bagi Anda untuk dengan cepat menyimpan semua jenis surat dan kertas penting. Kotak dengan kompartemen, bangunan bertingkat tinggi adalah barang yang berguna, sangat diperlukan di kantor mana pun.

6. Gunakan memo pad

Di era digital, Anda sering menerima dan menjadwalkan tugas harian, mingguan, dan bulanan di email. Namun, terkadang ini bukan solusi terbaik untuk diingat. Pada titik ini, memo jadwal akan diperlukan dan optimal untuk memastikan semua janji diperhatikan dan dilaksanakan dengan benar. Anda dapat dengan cepat menyematkan atau menempelkan catatan kertas untuk dilakukan selama seminggu atau sebulan di papan tulis. Ini akan mencegah Anda melewatkan tugas penting seperti yang sering Anda lihat.

7. Memilih desain kantor sesuai gaya masing-masing

Pixabay.com

Kantor terbuka: Ini adalah desain kantor ruang terbuka. Gaya desain ini selalu meminimalkan sekat, dinding, menciptakan ruang terbuka dan lapang di kantor. Kantor terbuka menciptakan ruang kerja bersama untuk membantu rekan kerja dengan mudah bertukar, meningkatkan efisiensi kerja, dan meminimalkan pekerjaan pribadi karyawan selama jam kerja.

Kantor tertutup: Jenis desain kantor ini juga dikenal sebagai kantor tertutup, kantor tradisional. Ini adalah kombinasi dari ruang kerja pribadi dan area kerja bersama yang digunakan bersama di kantor. Kantor tertutup membantu karyawan memiliki ruang sendiri untuk bekerja, tenang dan bebas. Untuk partisi untuk sekat ruang kerja yang modern bisa kamu pesan melalui pirekiasia.co.id.

Kantor kerja kreatif: Kantor muda dan dinamis sering kali mendesain kantor dengan gaya ini. Atau perusahaan besar, biasanya Google adalah pelopor dalam desain kantor yang unik dan aneh. Jenis kantor ini tidak hanya menciptakan ruang kerja yang nyaman bagi karyawan tetapi juga menjadi sorotan, menarik karyawan yang mencintai tempat kerjanya, tetap bertahan dan bekerja, serta berkontribusi secara efektif bagi perusahaan.