Hiburan

Mengintip Curug Panetean Tasikmalaya, Wisata Kekinian Yang Populer Di Media Sosial

Tasikmalaya termasuk salah satu kota cantik yang menyimpan segudang kecantikan alam. Bahkan beberapa waktu belakangan, kepopulerannya kian meningkat berkat tersebarnya beragam foto dari Curug Panetean Tasikmalaya. Menyuguhkan pesona alam menawan tiada dua, wajar jika masyarakat berbondong-bondong mengunjunginya. Untuk mengenal lebih dekat, silahkan simak ulasan berikut.

Mengenal Lebih Dekat dengan Air Terjun Panetean

Seakan tidak berhenti memberikan kejutan menarik, kali ini berita kehadiran wisata air terbaru berhasil menggembarkan warga pengguna media sosial. Bagaimana tidak, curug satu ini terkenal akan kejernihan airnya yang membuat siapapun ingin berenang ataupun sekedar bermain air. Destinasi wisata ini juga dikatakan sebagai spot terbaik berburu foto, sebab air terjunnya seperti dikelilingi oleh pepohonan lebat setiap mata memandang.

Sebelum menikmati kesegaran airnya, dibutuhkan tenaga ekstra untuk bisa sampai di lokasi utamanya. Pasalnya kendaraan roda empat tidak bisa mengantarkan wisatawan sampai di titik dimana air terjun berada, lantaran akses jalannya yang masih berupa bebatuan dan terasa licin. Bahkan wisatawan yang datang menggunakan sepeda motor pun hanya bisa sampai di pintu masuknya saja, sedangkan sisa perjalanannnya harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Setidaknya wisatawan harus menempuk jarak 1 kilometer dengan berjalan kaki, sehingga penting menyiapkan segala kebutuhan pribadi selama menyusuri hutan tersebut. Cocok dikunjungi oleh para pecinta alam dan kebebasan, pasalnya akses yang harus ditempuh pun penuh tantangan karena Curug Panetean Tasikmalaya memang masih baru ditemukan. Sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi setiap akan melangkah kaki agar tidak terjatuh.

Meski dibutuhkan perjuangan ekstra untuk menaklukkan semua rintangan, tidak akan pernah ada rasa penyesalan pernah mengunjunginya. Bahkan rasa letih pun sekedar sirna ketika melihat kecantikan air terjunnya dari dekat. Ditambah lagi dengan nuansanya yang masih asri, wisatawan pun dimanjakan dengan kicauan merdu burung bernyanyi yang bersembunyi di balik pepohonan. Dijamin nuansa ini dapat memberikan pengalaman baru tak terlupa.

Musim kemarau dikatakan sebagai waktu terbaik untuk mengunjungi si air terjun cantik satu ini. Sebab saat musim penghujan, justru air terjunnya tidak akan terlihat akibat tumpahan airnya yang berlebih dan terlihat keruh. Sangat berbeda ketika musim kemarau tiba, dimana air tampak jernih dan segar bahkan sejak dari jauh mata memandang. Bahkan kejernihan airnya ini, seakan menggoda pengunjung untuk bermain air hingga puas.

Meski akses menuju air terjun cukup menantang, ternyata tidak menurunkan antusias masyarakat untuk bisa melihat keindahannya dari dekat. Hal ini diketahui dari banyaknya hasil jepretan cantik yang berhasil diabadikan, dan banyak dibagikan oleh akun pribadi di media sosial yang berhasil mencuri perhatian. Berkat kekuatan media sosial, kini Curug Panetean Tasikmalaya semakin ramai dikunjungi wisatawan.

Tidak tanggung tangung, bahkan ada pula yang datang dari luar daerah hanya karena penasaran betapa cantiknya ciptaan Tuhan satu ini. Dan benar saja, tampak guratan senyum menghiasi para pengunjung yang mengarah ke pintu pulang. Secara tidak langsung, hal ini menandakan jika destinasi wisata ini bisa berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya. Apakah kamu salah satu orang yang berniat mendatanginya dalam waktu dekat?

Jika memang memasukkannya dalam daftar kunjungan berikutnya, pastikan siapkan berbagai perbekalan selama perjalanan. Seperti yang bisa diketahui, akses menuju lokasi wisata tidaklah mulus seperti yang dibayangkan. Alhasil, pengunjung harus mempersiapkan agar tubuh kuat saat melewati setiap rintangannya. Mulai dari berolahraga rutin, konsumsi makanan kaya akan gizi, serta memastikan tubuh tetap sehat.

Bukan hanya tentang persiapan mental dan kesehatan tubuh semata, karena pengunjung juga harus menyiapkan perbekalan sendiri untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Baik itu menyiapkan bekal makanan, minuman hingga obat obatan sudah menjadi sebuah kewajiban yang tidak boleh dilupakan. Hal penting lainnya yaitu mengenakan pakaian yang nyaman dan dapat menyerap keringat mengingat medan menuju Curug Panetean Tasikmalaya tidaklah mudah.

Jangan lupa untuk mengenakan alas kaki memadai, sebab nantinya akan menapaki jalanan berbatu yang licin atau bahkan berlumpur. Apabila berencana untuk bermain air, maka penting membawa handuk dan baju ganti sebagai solusinya. Agar tidak lupa, tidak ada salahnya mencatat pada memo kecil. Setelah perbekalan diri sudah siap, pastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi baik. Dengan persiapan matang, perjalanan terasa lebih mengasyikkan.

Asal Mula Pemberian Nama

Diberi nama Panetean atau berasal dari kata tetean, yang dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai tangga untuk berjalan kaki. Dijuluki demikian, karena pengunjung akan disuguhkan dengan bebatuan unik yang membentuk seperti layaknya tangga tersebar di beberapa sudut. Keunikan bebatuan inilah, masyarakat menyebutnya sebagai Curug Panetean Tasikmalaya.

Biaya Tiket Masuk dan Jam Operasionalnya

Untuk bisa menikmati pesona alamnya yang luar biasa indah, pengujung akan dikenai biaya sekitar Rp. 2 ribuan saja per orangnya. Dengan harga tersebut, pengunjung diperbolehkan menikmati pesona alam sepuasnya asalkan tidak merusak keasrian alamnya. Mulai dibuka dari jam 8 pagi hingga jam 3 sore saja, sebab lokasi wisata ini belum dilengkapi dengan keamanan tinggi. Sehingga pengunjung tidak bisa pulang terlalu larut untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Lokasi Tempat Wisata

Penasaran melihat keindahannya secara langsung ? Segera kunjungi destinasi wisata ini di Desa Kubangsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jika merasa kesulitan menemukan lokasinya, jangan pernah sungkan bertanya kepada masyarakat sekitar. Kamu juga bisa memanfatkan teknologi canggih yang tersematkan pada smarpthone, untuk mengantarkanmu ke arah tujuan yang dimaksud.

Apabila bertolak dari arah pusat Kabupaten Tasikmalaya, setidaknya dibutuhkan waktu 2 jam untuk bisa sampai di Curug Panetean Tasikmalaya. Meski harus menempuh perjalanan cukup panjang, dijamin wisatawan tidak akan pernah bosan berkat pemadangan serba hijau dan birunya langit di setiap mata memandang. Pada akhirnya, waktu perjalanan dihabiskan dengan penuh takjub tiada henti sekaligus berhasil memanjakan mata.

Meski tergolong destinasi wisata alam baru di Tasikmalaya, kehadirannya sudah berhasil menggegerkan pengguna media sosial. Bahkan ketika mengetahui akses menuju lokasi wisata masih kurang memadai, ternyata tidak bisa menyurutkan antusias masyarakat. Kondisi alamnya yang asri serta hiasan air terjunnya yang tampak jernih, berhasil menjernihkan pikiran dari gaduhnya hiruk pikuk perkotaan.