Teknologi

Bagaimana Cara Mengatasi Komputer Lemot dengan Mudah?

Seringkali, komputer yang digunakan secara terus menerus dalam waktu yang cukup lama akan mengalami masalah. Salah satu masalah yang sering timbul adalah kinerja komputer yang menjadi lemot atau lambat. Hal ini tentu saja menganggu aktivitas menggunakan komputer.

Salah satu tanda bahwa komputer menjadi lemot adalah ketika membuka suatu program maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu, ketika menjalankan suatu program, biasanya terjadi not responding. Hal ini tentu saja menganggu kinerja yang kamu lakukan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan komputer menjadi lambat salah satunya adalah banyaknya file terutama di Local Disk C dimana program file disimpan. Selain itu, beberapa software yang tidak digunakan dalam jangka waktu lama juga bisa menyebabkan komputer menjadi lemot.

Komputer yang menjadi lemot kinerjanya juga merupakan salah satu tanda adanya virus yang ada pada komputer tersebut. Jika hal tersebut dibiarkan, maka virus tersebut bisa menyerang data yang tersimpan dan merusak sistem yang ada pada komputer. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengatasi komputer lemot.

Lantas, bagaimana caranya agar komputer tidak lagi menjadi lambat kinerjanya? Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi komputer yang lemot. Pilihlah cara yang sesuai dengan masalah komputer yang kamu hadapi.

Langkah Mengatasi Komputer yang Lemot

Pixabay.com

Salah satu penyebab dari lemotnya komputer adalah banyaknya file yang tidak terpakai atau yang sering disebut dengan temporary files. Jika ada banyak temporary files yang tersimpan di harddisk, maka harddisk lama kelamaan akan menjadi penuh. Hal inilah yang menyebabkan komputer menjadi lemot.

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu harus menghapus temporary files yang ada di harddisk dengan menggunakan tool Disk Clenaup. Bagaimana caranya? Jika kamu menggunakan operating systems (OS) Windows terutama Windows XP, kamu bisa mengakses Disk Cleanup dengan cara klik tombol start. Kemudian pilih All Programs. Setelah itu, klik menu Accessories kemudian System Tools. Dalam kotak dialog System Tools, pilihlah menu Disk Cleanup.

Sementara itu, jika kamu menggunakan OS Windows 7 ke atas, maka kamu bisa memilih menu Disk Cleanup pada menu Start. Ketik saja menu Disk Cleanup pada kotak pencarian Start dan pilih Disk Cleanup. Pilih semua jenis file yang ingin dihapus. Kemudian tekan tombol delete.

Penyebab lain dari lemotnya komputer yang digunakan adalah banyaknya file berukuran besar yang disimpan di desktop. Ada beberapa orang yang memang lebih menyukai menyimpan file di dekstop. Hal ini disebabkan oleh kemudahan mengakses file yang ada di dekstop.

Akan tetapi, penyimpanan file yang ada di dekstop dapat mengakibatkan komputer menjadi lemot. Mengapa? File atau aplikasi yang ada di dekstop harus ditampilkan terlebih dahulu. Sehingga akan memperberat beban kerja yang ada pada komputer. Akibatnya, komputer menjadi lebih lemot. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa memindahkan aplikasi atau file yang ada di desktop ke folder lain. Hal ini akan memperingan beban kerja yang ada pada laptop sehingga laptop tidak lagi menjadi lemot.

Faktor lain yang menyebabkan komputer menjadi lemot adalah banyaknya aplikasi atau program yang tidak lagi digunakan. Banyaknya program tersebut akan menghabiskan kapasitas memori dari komputer dan memperberat beban kerja komputer. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa menghapus beberapa program yang tidak digunakan. Bagaimana caranya?

Untuk menghapus program komputer yang tidak lagi digunakan kamu bisa menggunakan tool uninstall a program atau remove program. Caranya, masuk ke program start dan kemudian pilih control panel. Setelah itu, kamu bisa memilih menu uninstall a program jika kamu menggunakan Windows 7 ke atas atau remove programs jika kamu menggunakan Windows XP. Pilihlah program yang tidak lagi digunakan.

Pixabay.com

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, virus yang ada pada koputer dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan komputer menjadi lemot. Virus dapat masuk ke dalam komputer melalui flashdisk yang telah terkontaminasi virus atau saat berselancar menggunakan internet. Akibatnya, komputer menjadi lebih lemot.

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa menggunakan antivirus. Program ini akan membersihkan virus yang ada pada komputer dan mencegah masuknya virus baru bagi komputer. Akan tetapi, perlu diingat jika sebuah antivirus menghabiskan RAM yang cukup besar. Jika kamu memasang lebih dari satu antivirus maka komputermu akan menjadi lebih lambat. Untuk itu, pilihlah satu antivirus terbaik yang dapat memberikan proteksi lebih pada komputer tanpa mengakibatkan komputer menjadi lebih lambat.

Penambahan kapasitas RAM juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi komputer yang lemot. Kapasitas RAM yang kecol akan menyebabkan komputer menjadi lebih lemot jika digunakan untuk menjalankan program dengan kebutuhan RAM besar. Oleh karena itu, penambahan kapasitas RAM bisa menjadi salah satu langkah mencegah komputer lemot.

Tips Merawat Komputer agar Tidak Lemot

Jika kamu tidak ingin komputermu lemot, kamu bisa membaca beberapa tips yang ditawarkan oleh https://wasiswa.com/. Mereka memberikan tips bagaimana cara merawat komputer agar dapat bekerja dengan baik dan tidak lemot. Selain itu, mereka juga memberikan beberapa pengetahuan tentang komputer.