Bisnis

Cara Membuat Hosting Sendiri Menggunakan OS Windows

Seseorang mencari cara membuat hosting sendiri tidak lepas dari keinginan untuk mendapatkan layanan yang lebih baik dengan biaya murah. Dan ini memang bisa dikerjakan sendiri. Tentunya dengan memahami syarat beserta langkah penerapannya.

Anda yang memiliki semangat untuk belajar dan waktu lebih banyak, tidak masalah bila ingin membuatnya. Apabila Anda mampu melakukannya dengan benar, ini bisa menjadi pilihan terbaik. Selain bisa digunakan sendiri, Anda juga bisa menjadikannya sebagai lahan bisnis.

Terlepas dari hal tersebut, Anda perlu mempelajari apa saja yang diperlukan untuk merealisasikan hosting tersebut. Nah, ulasan berikut ini bisa Anda manfaatkan.

Pertimbangan dalam Membuat Hosting Mandiri

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika Anda ingin membuat hosting ini. Pertimbangan utamanya meliputi keamanan. Karena pencurian data biasanya melalui hosting ini.

Anda perlu memiliki keterampilan yang terus diasah supaya bisa meminimalkan kondisi tersebut. Setidaknya, Anda bisa terus up date supaya tingkat keamanannya menjadi lebih tinggi.

Selain itu, Anda perlu mengontrol setiap waktu. Ini tentunya menyita waktu dan tenaga. Tetapi sangat berguna untuk kelancaran hosting.

Syarat Membuat Hosting

Syarat utama untuk membuat hosting tergolong mudah. Setidaknya, ada 3 elemen utama yang perlu Anda sediakan.

Pertama ialah komputer atau laptop. Usahakan agar komputer minimal memiliki spesifikasi Pentium 4 dan OS Windows. Semakin tinggi spesifikasinya, tentu jauh lebih baik.

Kedua ialah jaringan internet. Khusus ini, Anda perlu memastikan bahwa jaringannya cukup kencang. Karena ini akan berpengaruh pada pemrosesan data kedepannya.

Ketiga ialah aplikasi Appserver. Silahkan unduh dan sesuaikan dengan bit komputer. Tujuannya untuk memastikan kompatibel tidaknya aplikasi. Kemudian install dan tempatkan pada C:\Appserv.

Langkah Membuat Hosting Sendiri

Ada beberapa langkah yang wajib dilalui ketika Anda ingin menerapkan cara membuat hosting sendiri. Langkah ini berkaitan dengan pengaturan utamanya. Di antara hal yang perlu diatur adalah sebagai berikut.

  1. Setting IP Address

IP Address ini berguna untuk pengaturan modem. Anda perlu menemukannya untuk dimasukkan dalam pengaturan lanjutan.

Caranya cukup mudah. Syaratnya hanya menggunakan komputer itu sendiri. Salah satunya dengan masuk ke CMD.

Cara melakukannya dengan menekan tombol Windows + R bersamaan. Setelah itu, ketik CMD dan Enter/OK.

Pada jendela command Prompt, ketik IPCONFIG/ALL dan tekan Enter. Anda akan menemukan baris kode berupa angka yang merupakan IP Address. Silahkan catat dan simpan terlebih dahulu.

  1. Setting Modem/Jaringan Internet

Pengaturan ini berlaku bagi pengguna jaringan Speedy. Anda bisa menghubungkan komputer ke internet. Setelah itu, buka browser firefox dan ketik http://192.168.1.1/.

Setelah itu, masuk dengan username dan password yang diberikan oleh provider saat membeli. Kemudian lakukan pengaturan pada advance setup.

Pastikan bahwa status NAT dan PVC0 sudah aktif. Jika belum aktif, ganti menjadi PVC1. Biasanya, elemen ini akan aktif.

Perlu diingat bahwa sebagian kasus memperlihatkan pengaturan ini masih belum cukup. Ketika statusnya tetap belum aktif, solusinya dengan memilih Interface setup. Di sini, pilih PVC1 dan pilih opsi activated dan simpan.

Langkah selanjutnya ialah mengatur Virtual Server. Isi data dengan rule persis seperti ini.

Rule index: 1, Protocol : All, Aplication: HTTP_Server, start port number dan end port number isi dengan angka 80, Local IP Address: nomor IP yang telah Anda temukan sebelumnya. Kemudian simpan perubahan.

  1. Setting Virtual Host

Untuk penyettingannya, Anda butuh aplikasi yang terinstall dalam komputer. Aplikasinya ialah AppServ (Apache). Selain itu, sediakan Notepad++.

Langkah pengaturannya dimulai dengan membuka file httpd.config melalui notepad. Silahkan masukkan script # Virtual hosts Include conf/httpd-vhosts.conf pada baris terakhir.

Langkah selanjutnya ialah membuat file httpd-vhosts.config. Letaknya bersebelahan dengan httpd.config. Setelah itu, masukkan script berikut.

NameVirtualHost 192.168.1.3:80

<VirtualHost 192.168.1.3:80>

ServerAdmin [email protected]

DocumentRoot C:\AppServ\www\~virtual\~server\public_html

ServerName softkid.servemp3.com

ErrorLog logs/softkid.servemp3.com-error_log

CustomLog logs/softkid.servemp3.com-access_log common

</VirtualHost>

Khusus untuk IP, silahkan ganti dengan IP Address yang Anda miliki. Kemudian bukalah file C:\Appserv\www. Di sini, buatlah folder secara struktur sehingga tampilannya menjadi C:\AppServ\www\~virtual\~server\public_html.

Setelah itu, restart dan lakukan pengujian. Untuk restart, tekan Start dan temukan folder Appserv? Control by Serve? Apache Restart). Sementara pengujiannya cukup dengan membuka browser dan ketik IP di sana. Jika hasilnya berupa index of/, Anda sudah berhasil.

Normalnya, Anda perlu mendaftarkan IP di https://www.no-ip.com dan membuat Name Server serta mengarahkan ke IP Anda.

Itulah panduan tentang cara membuat hosting sendiri. Kejelian dan pengetahuan sangat diperlukan. Jika Anda kurang terampil dan ingin segera membuat website bisnis, opsi paling masuk akal ialah dengan membeli pada provider. Hosting Indonesia sudah menyediakan paket terbaik dengan biaya terjangkau.