Uncategorized

Apa Saja Penyebab Sembelit pada Bayi yang Harus Diketahui?

Sembelit merupakan salah satu kondisi dimana seseorang mengalami susah buang air besar. Sembelit juga membuat tekstur feses menjadi lebih keras dan padat daripada biasanya. Gangguan kesehatan ini tidak hanya dialami oleh para orang dewasa saja akan tetapi juga pada bayi. Sembelit bisa dialami oleh bayi berusia berapa saja termasuk bayi berusia di bawah 1 tahun. Hal ini dikarenakan penyebab sembelit juga bervariasi. Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut, para orang tua sebaiknya mengetahui apa saja hal yang bisa membuat bayi menjadi sembelit. Sehingga, mereka bisa mencegal hal tersebut agar tidak terjadi.

Ada banyak penyebab sembelit yang terjadi pada bayi. Salah satunya adalah bayi yang baru saja mulai mengonsumsi MPASI atau makanan padat. Konsumsi makanan padat yang berbeda dari ASI menyebabkan sistem pencernaan bayi belum beradaptasi dengan benar pada makanan dengan tekstur berbeda dari ASI. Sehingga, bayi lebih mudah terkena sembelit. Selain itu, bayi yang mengonsumsi makanan rendah serat juga memiliki resiko lebih besar untuk terkena sembelit. Oleh karena itu, orang tua harus memperhatikan jenis makanan yang akan diberikan kepada bayi terutama bayi yang mengalami MPASI. Sembelit pada bayi juga terjadi karena kondisi bayi yang kekurangan cairan dan mengakibatkan kotoran menjadi lebih kering dan juga bertekstur lebih padat. Sehingga, bayi mengalami sembelit. Oleh karena itu, orang tua harus menjaga asupan cairan yang diberikan kepada bayi mereka terutama pada bayi yang tengah mengalami pertumbuhan gigi dan sariawan. Kondisi tersebut dapat membuat bayi menjadi jarang minum dan akhirnya sembelit.

Sembelit yang terjadi pada bayi juga bisa disebabkan oleh karena konsumsi susu sapi atau formula. Seperti yang telah diketahui, susu sapi mempunyai struktur protein yang lebih susah dicerna dibandingkan ASI. Sehingga, sistem pencernaan bayi belum terbiasa untuk mencerna susu sapi tersebut. Selain itu, beberapa bayi juga memiliki alergi terhadap susu sapi. Kondisi ini akan memicu respon tubuh berlebih saat bayi mengonsumsi susu sapi. Salah satu respon tubuh tersebut adalah sembelit.